ABOUT - ALBUM - POEMS - WRITING - TESTS - JOURNAL - WEBSITE - CONTACT  
 


Bersyukur
Oleh: Yamin Setiawan

Menelusuri sungai melamun sedih
Hati gundah teriris pedih
Meratap nasib yang tak pasti
Merenung mimpi yang telah mati

Matahari pagi bersinar terang
Angin semilir bertiup tenang
Tak peduli besok ditebang
Pohon bambu bergoyang riang
Tak peduli ular akan menyerang
Kodok ngorek bernyanyi senang

Oh Tuhan.. Ampuni hamba..
Banyak orang yang tak bisa makan
Hamba meratap tak bisa pesta
Banyak orang tak punya rumah
Hamba bermimpi punya istana

Oh Tuhan.. Ajari hamba..
Tak peduli besok ditebang
Tak peduli ular menyerang
Selalu bersyukur pada-MU

05 September 2007


Reviews:
***** [Jul 21, 2013] by Johan
Trimakasi banyak ya pak semoga Tuhan memberkati anda.

***** [Peb 01, 2012] by Rodhy Alexcanders
Bgus bngt puisiny! Msh bnyk gx puisiny.

**** [Oct 12, 2009] by Yunus Ria
AKU suka dengan semua puisi bapak. Andai ini dinyanyikan pasti byk orang kan bilang I like it....:) Sukses selalu...

**** [Apr 07, 2009] by Hongko
Thanks for your sharing friend.

***** [Jan 08, 2008] by Xiaomin
Kok aku baru baca puisi ini ya? Kayaknya aku nglewati puisi yang satu ini, padahal puisi ini bagus banget. Salut pak. Dan kayaknya puisi ini juga kena ke aku deh :)

 
Copyright � 2006 Yamin Setiawan